RSS

Analisa Masalah Koneksi Modem ADSL Speedy

21 Jun

Layanan internet broadband dengan modem adsl merupakan layanan yang banyak digunakan oleh para pengguna komputer di Indonesia, selain jarang mengalami gangguan, koneksi yang lebih stabil daripada menggunakan wireless, kecepatan transfer data yang tinggi, juga harga yang lebih murah, karena hanya perlu menambahkan modem adsl dan koneksi menggunakan jalur telepon.

Tapi tidak sedikit yang mengeluhkan layanan broadband karena sering mengalami masalah, seperti seringnya koneksi terputus, koneksi yang lambat, tidak stabil, dll. Apakah ada yang salah dengan layanan broadband yang dipakai?

Sebelum anda menjudge “Internet lambat/koneksi tidak stabil/Modem jelek/ISP berbohong, dll”, coba anda telusuri dulu permasalahannya.

Langkah-langkah yang dilakukan jika koneksi broadband bermasalah:

1. Apabila koneksi internet lambat untuk browsing atau download

• Cek layanan internet broadband yang anda pakai, lihat penjelasannya, apakah sesuai dengan layanan yang anda pakai.

Contoh:
Anda pengguna layanan Telkom Speedy broadband 384 kbps, tetapi anda tidak puas karena hanya mampu melakukan download file dari website lokal seperti indowebster.com, kitaupload.com, dll dengan kecepatan transfer sekitar 48-50 KBps dan download file dari website luar seperti 4shared.com, rapidshare.com, megaupload.com, dll sekitar 10-20 KBps, kemudian anda menjudge “ISP berbohong terhadap layanan yang ditawarkan, dll..”.

Sebenarnya layanan yang anda gunakan benar yaitu 384 kbps (kilo bit per second) = 48 KBps (Kilo Byte per second), karena 1 Byte = 8 bit. Dan yang dijadikan patokan ISP adalah kecepatan bandwith lokal bukan luar. Coba anda bandingkan browsing di detik.com dan di amazon.com , bagaimana perbedaannya? :)

• Lakukan ping ke alamat DNS (Domain Name System) dari ISP (Internet Service Provider) anda. Misal alamat DNS ISP anda yaitu 202.134.0.61.

    ping 202.134.0.61 -t (untuk melakukan ping secara terus menerus)

Jika hasilnya bagus, stabil, dan tidak terputus-putus, berarti koneksi anda tidak ada masalah, tapi jika ada balasan namun waktu pengiriman data yang makin besar atau balasan yang terputus-putus (Request Time Out) berarti ada masalah dengan koneksi jaringan anda ke DNS ISP anda. Masalah di sini bisa pada jaringan telepon anda ke perangkat STO (Sentral Telkom Otomat) di sekitar wilayah anda, dari perangkat STO ke DNS ISP anda, atau memang banyaknya akses user sehingga menyebabkan trafik internet menjadi besar. Hal ini berpengaruh pada koneksi internet anda, anda bisa melaporkan hal ini ke help desk ISP anda untuk mencari solusinya.

2. Apabila koneksi internet putus-putus/tidak stabil atau tidak terhubung ke internet

• Cek status lampu indikator link/internet pada modem anda normal atau tidak, jika lampu indikator link/internet modem tidak stabil, kadang nyala/mati berarti ada masalah pada perangkat dan line telepon rumah (kabel atau spliter) ke modem anda atau line telepon rumah ke box tiang telepon atau dari box tiang telepon ke perangkat STO wilayah anda. Kualitas perangkat telepon di sini sangat mempengaruhi kestabilan koneksi internet anda. Anda bisa melaporkan hal ini ke help desk ISP anda untuk mencari solusinya.

• Cek status koneksi dari PC ke modem anda dengan cara melakukan ping ke IP modem dengan command prompt. Alamat IP address default modem adalah 192.168.1.1. Fungsi ping yaitu untuk menguji konektivitas jaringan dengan mengirimkan paket dari alamat IP host/komputer ke alamat IP lain yang dituju.

    ping 192.168.1.1

Jika hasilnya bagus seperti di atas, berarti status modem anda tidak ada masalah. Bagus di sini yaitu adanya pesan balasan “Reply from 192.168.1.1: bytes=32 time=1ms TTL=63″ yang artinya balasan dari modem untuk paket yang dikirim sebesar 32 byte dan diterima dalam waktu 1 ms(mili second). Jika tidak bagus coba anda periksa modem, lakukan reset dan setting ulang modem dan coba juga untuk cek sambungan kabel UTP dari modem ke PC.

3. Apabila koneksi intrenet sering putus, dan tidak up sebelum restart modem

• Cek status redaman kabel telepon dengan melakukan cek modem, buka web browser dan ketikkan alamat ip address modem 192.168.1.1.

      username : admin

 

    password : admin

Buka status dari adsl modem dan lihat status SNR Margin dan Line Attenuationnya. SNR Margin digunakan untuk mengetahui berapa besar sinyal yang di dapat agar modem dapat bersinkronisasi dengan perangkat ISP. Sedangkan Line Attenuation digunakan untuk mengetahui berapa besar nilai redaman yang didapat dari jalur komunikasi antara modem ke perangkat ISP. Dari status modem di atas di dapat nilai upstream dan downstream dari SNR Margin dan Line Attenuation.

      • DownStream SNR Margin menunjukkan nilai SNR Margin pada range frekuensi yg dipakai untuk menghantarkan data/sinyal dari modem di DSLAM ke modem anda (data masuk dari Internet).

 

      • UpStream SNR Margin adalah nilai SNR Margin pada rangkaian frekuensi yg dipakai untuk mengirimkan data/sinyal dari modem user ke modem di DSLAM (data keluar menuju Internet).

 

      • Downstream Line Attenuation adalah nilai redaman dari kabel telepon DSLAM ke modem anda

 

    • Upstream Line Attenuation adalah nilai redaman dari kabel telepon modem anda ke DSLAM

Berikut adalah tabel untuk mengetahui apakah nlai SNR Margin dan Line Attenuation anda bagus atau tidak.

      Nilai SNR Margin — Makin tinggi makin bagus koneksinya

 

      ——————————————————–

 

      29,0 dB ~ ke atas = Outstanding (bagus sekali)

 

      20,0 dB ~ 28,9 dB = Excellent (bagus) • Koneksi stabil.

 

      11,0 dB ~ 19,9 dB = Good (baik) • Sinkronisasi sinyal ADSL dapat berlangsung lancar.

 

      07,0 dB ~ 10,9 dB = Fair (cukup) • Rentan terhadap variasi perubahan kondisi pada jaringan.

 

      00,0 dB ~ 06,9 dB = Bad (buruk) • Sinkronisasi sinyal gagal atau tidak lancar (ter-putus²).

 

      ——————————————————–

Nilai Line Attenuation — Makin rendah makin bagus koneksinya
———————————————————
00,0 dB ~ 19,99 dB = Outstanding (bagus sekali)
20,0 dB ~ 29,99 dB = Excellent (bagus)
30,0 dB ~ 39,99 dB = Very good (baik)
40,0 dB ~ 49,99 dB = Good (cukup)
50,0 dB ~ 59,99 dB = Poor (buruk) • Kemungkinan akan timbul masalah koneksi (tidak lancar, dsb).
60,0 dB ~ ke atas = Bad (amburadul) • Pasti akan timbul banyak gangguan koneksi (sinyal hilang, tidak bisa connect, dsb).
———————————————————

Apabila nilai SNR Margin dan Line Attenuation anda tidak bagus dan memang koneksi internet anda juga sering putus atau bermasalah, maka segera laporkan ke help desk ISP anda untuk mencari solusinya.

Sebenarnya banyak penyebab terjadinya gangguan internet broadband yang tidak bisa disebutkan satupersatu, tulisan ini adalah hal-hal yang pernah penulis alami, tetapi apabila ada permasalahan lain yang belum bisa dipecahkan silhakan share di sini. Insyaallah kita akan bahas bersama. :)

Referensi :

http://opensource.telkomspeedy.com

 
Leave a comment

Posted by on June 21, 2012 in Windows

 

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

 
Follow

Get every new post delivered to your Inbox.

%d bloggers like this: